Rangka Baja Ringan : Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Wilayah Gorontalo akan menyosialisasikan penggunaan rangka baja ringan untuk pembangunan atap perumahan di daerah itu. Sosialisasi dilakukan karena masyarakat berhak mendapatkan keterbukaan informasi atas bahan material, proses produksi, kekuatan, fabrikasi, metode konstruksi, serta harga yang layak. “Penggunaan rangka baja ringan ternyata lebih efisien dibanding rangka baja konvensional dan kayu,” ungkap Bonni MM Ointu, Ketua PII Wilayah Gorontalo, Jumat (16/12/2011). “Supaya terjadi pemahaman menyeluruh tentang pentingnya penyediaan infrastruktur yang efisien agar tujuan pembangunan dapat tercapai,” jelasnya.
Pentingnya Rangka Baja Ringan
Dia mengatakan, infrastruktur merupakan salah satu prasyarat pembangunan karena merupakan bagian dari lingkungan buatan (man-made environment) yang sangat dibutuhkan bagi keberlangsungan dan keberlanjutan kehidupan manusia. Jalan, pelabuhan, sarana sanitasi, komunikasi, transportasi, atau permukiman memiliki peranan penting bagi masyarakat untuk mengembangkan diri.
Pembangunan infrastruktur, selain bisa menggerakkan investasi sehingga mendorong perekonomian masyarakat, juga menjadi instrumen menciptakan lapangan kerja. “Namun, karena saat ini biaya pembangunan infrastruktur cukup tinggi, maka semua pihak harus mencari cara agar bisa efisien dan efektif. Maka, baja ringan menjadi salah satu solusinya,” katanya. Selain itu, jika penggunaan rangka baja ringan sudah memasyarakat, hal itu dapat mengurangi ekspansi penebangan pohon sehingga tidak mengganggu ekosistem hutan.
“Kami berani menyosialisasikan produk ini karena sudah melalui proses pengujian dan sertifikasi kelayakan sehingga aman digunakan secara luas,” katanya.
Membandingkan Murahnya Rangka Baja Ringandengan Kayu
Bila dalam waktu dekat ini hendak merenovasi atap rumah, sebaiknya Anda mulai menghitung besarnya anggaran sejak akan dikeluarkan dari awal. Memikirkan anggaran, berarti juga cermat memilih material yang hendak dipakai agar kuat selama bertahun-tahun. Rangka atap kebanyakan dipilih dari kayu, dan ingin diganti kayu lagi. Memang, tidak ada yang salah, namun Anda perlu mencermati rata-rata rangka atap dari kayu memiliki usia sekitar 10 tahun. Jika kayu mendapat perawatan antirayap dan perubahan cuaca, masa 10 tahun tersebut bahkan bisa lebih pendek. Bagaimana dengan tren yang tengah berkembang saat ini?
Perlukah mengganti rangka atap kayu dengan baja ringan? Tentu saja, mengganti rangka atap kayu dengan baja ringan sangat ideal. Namun, sebelum Anda bimbang karena alasan mahalnya biaya, Anda bisa mencermati perhitungan berikut ini. Sebutlah misalnya, Anda ingin mengganti rangka atap kayu berbentuk pelana pada denah berukuran 4 meter x 8 meter.
Di sana ada tiga kuda-kuda kayu yang diletakkan pada jarak 4 meteran, dua di tepi dan satu di tengah. Untuk pembuatan tiga kuda-kuda itu paling tidak dibutuhkan 1 meter kubik kayu balok 8/12, dengan harga per meter kubiknya Rp 3 juta. Anda juga membutuhkan kayu kaso 4/6 dan reng 3/4 dengan total harga sekitar Rp 2 juta. Plus, jasa tukang selama satu minggu dengan biaya sekitar Rp 1,5 juta. Maka, total pengeluaran Anda sebesar Rp 6,5 juta. Ads by AdAsia End of break ads in 2s Nah, berapa biaya yang dibutuhkan jika kita menggunakan rangka atap baja ringan Di Smartruss®, perhitungan biaya yang Anda keluarkan tidak perlu diperkirakan. Jika melihatnya di situs resmi www.lysaghtpoint.com, Anda bisa menghitung sendiri biayanya.
Keuntungan lainnya, akan tersedia langsung jasa tukang yang akan membongkar atap lama dan memasang genteng dalam waktu 3-4 hari. Bila perhitungan Anda kurang lebih sama dengan perhitungan tradisional, namun keuntungan lebih bisa Anda dapatkan setelah atap terpasang. Keuntungan tersebut adalah atap baja ringan bisa seumur bangunan, bebas rayap, dan anti karat.
Baja Ringan untuk Rangka Penutup Garasi
Selama ini baja ringan dikenal sebagai bahan untuk rangka atap rumah. Padahal, baja ringan bisa juga diaplikasikan untuk hal lain, misalnya rangka penutup carport. Nama baja ringan tentu sudah tidak asing lagi di pendengaran Anda. Material ini banyak dipakai sebagai rangka atap rumah tinggal, perkantoran, dan bangunan lainnya.
Pengamatan yang dilakukan akhir tahun lalu menunjukkan bahwa tidak kurang dari 90 persen proyek perumahan yang sedang dibangun saat itu menggunakan baja ringan untuk rangka atap. Akan tetapi, selain sebagai rangka atap, baja ringan juga bisa digunakan untuk beragam keperluan lain. Menurut Agung Wijayanto, Manager Distribution Business PT Bluescope Lysaght Indonesia, baja ringan bisa juga dikembangkan untuk berbagai fungsi, seperti bahan dinding, rak, pembatas ruang (partisi), tangga, ceiling, hingga pagar rumah.
Contoh penggunaan baja ringan selain sebagai rangka atap yang belakangan mulai banyak ditemui adalah sebagai rangka penutup carport. Bentuk fisiknya yang berupa batangan membuatnya mudah diadopsi untuk membuat bentuk-bentuk serupa pergola ataupun bentuk-bentuk lainnya. Desainnya pun dapat dikreasikan, untuk dikombinasikan dengan berbagai jenis penutup atap. “Baja ringan sudah terbukti kokoh dan tahan karat.
Karenanya, saya menggunakan profil baja ringan yang umum dipakai sebagai rangka atap untuk penutup carport rumah saya agar tahan lama dan tampil beda dibandingkan desain carport yang sudah ada,” ujar Poltak Hutasoit, yang baru-baru ini menggunakan baja ringan sebagai bahan rangka penutup carport rumahnya di perumahan Taman Cikas, Bekasi. Profil baja ringan yang kokoh tetapi gampang dibentuk memudahkan pemilik rumah mendesain carport-nya sesuai selera. Dinding melengkung merupakan contoh lain dari desain carport. Material dindingnya menggunakan C7575 dan Trimdek Crimp Curve(s), sementara material atap dari Lysaght yang dibuat melengkung. Lebih ekonomis Selain kokoh dan antikarat, menggunakan bahan baja ringan ternyata lebih murah dibanding memakai material lain, seperti besi bulat atau besi hollow. “Sebelum menggunakan baja ringan, saya telah mensurvei biaya pembuatan carport jika menggunakan besi bulat dan besi hollow.
Ternyata menggunakan baja ringan jauh lebih murah dibanding kedua material tersebut,” tambah Hutasoit. Sebagai informasi, menurut Hutasoit, biaya pembuatan penutup carport menggunakan besi hollow antara Rp 300.000 dan Rp 400.000 per meter persegi, sedangkan untuk penutup carport seluas 20 per meter persegi, Hutasoit hanya mengeluarkan biaya (total) Rp 4,8 juta. Ini artinya, biaya per meter persegi hanya Rp 240.000. Biaya tersebut sudah termasuk material baja ringan, penutup atap polikarbonat setebal 1,2 cm, dan ongkos kerja (tukang). Pemasangan mudah Tidak hanya itu. Membuat rangka penutup carport menggunakan baja ringan juga tidak sulit.
Hutasoit mengaku bahwa untuk membangun penutup carport-nya yang berlantai keramik itu, hanya dibutuhkan waktu 3 hari dengan 2 tukang per harinya. “Proses pembuatannya tidak sulit. Yang penting harus ada gambar desain dan ukurannya. Tukang hanya perlu memotong-motong batangan baja sesuai dengan ukuran yang tertera di gambar, lalu merangkainya menjadi sebuah rangka penutup carport menggunakan sekrup khusus (screw),” tambah Hutasoit. Tukang yang digunakan oleh Hutasoit juga hanyalah tukang biasa, bukan tukang yang mempunyai keterampilan khusus. Begitu juga alat yang digunakan, tidak ada yang khusus. Untuk memotong batangan baja, misalnya, yang digunakan adalah gergaji besi biasa.
Industri Baja Ringan : Optimalisasi penggunaan baja nasional secara berkelanjutan harus dimulai dari perencanaan pembangunan, pemeliharaan, hingga operasional infrastruktur. Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan hal itu dalam sambutannya pada peluncuran Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018 di Auditorium Kementerian PUPR, Jakarta, Selasa (16/10/2018).
Pembangunan infrastruktur yang masif belakangan ini turut menggerakkan industri material konstruksi produksi dalam negeri. Sebut saja beton pracetak, semen, pasir, dan baja, yang mampu mendukung pertumbuhan ekonomi tetap stabil di atas 5 persen. Penggunaan baja akan dioptimalkan pada pembangunan infrastruktur layang seperti jalan tol layang (elevated) hingga jembatan gantung. “Kemudian pembangunan jalan tol Yogya-Solo Elevated Toll 60 kilometer atau Bandung Intra Urban Toll Road bisa didesain menggunakan konstruksi baja,” demikian penjelasan Basuki secara tertulis.
Dia menambahkan, material baja memiliki beberapa keunggulan dibandingkan beton, antara lain mudah dibentuk, konstruksi lebih ramping, dan pengerjaannya lebih cepat. Harga baja pun saat ini mampu bersaing dengan material lainnya. Peluncuran katalog produk baja ringan yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Kementerian PUPR ini diharapkan mamu mendorong penggunaan baja produksi dalam negeri. Selain itu, katalog ini bisa menjadi referensi dalam perencanaan, desain, pemilihan, serta pelaksanaan dalam menggunakan produk dan komponen baja ringan. Sejumlah produsen yang tercantum dalam Katalog Produk Baja Ringan Konstruksi 2018 harus memiliki sertifikat ISO 9001:2008 sebagai standar sistem manajemen serta mempunyai izin pendirian, industri, dan operasional lainnya secara resmi dari pemerintah. Peluncuran Si-MPK Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi (Si-MPK)(Dokumentasi Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)
Dalam rangkaian acara peluncuran katalog produk baja ringan itu, diperkenalkan juga Sistem Informasi Material dan Peralatan Konstruksi (Si-MPK). Sistem ini bisa diakses melalui situs web mpk.binakonstruksi.pu.go.id yang terdiri dari beberapa fitur utama, misalnya data MPK utama seperti semen, beton pracetak-prategang, baja, aspal minyak, dan alat berat konstruksi. Ada pula Sistem Registrasi Alat Berat Konstruksi, yang berguna untuk pengisian data alat berat di bagi para pemilik alat berat konstruksi. Tujuannya agar tersedia basis data seputar kuantitas, jenis, keberadaan, dan kepemilikan alat berat. Data ini akan bermanfaat untuk meningkatkan rantai pasokan alat berat konstruksi nasional dan Informasi Supply-Demand MPK Utama.
Industri Baja Ringan : Basuki pun meminta kepada para pemilik alat berat, pengguna jasa, penyedia jasa, perusahaan rental, dan kepemilikan perorangan untuk segera mendaftarkan alat beratnya. Begitu pula jajaran kepala satuan kerja/PPK di PUPR diharapkan melakukan inputing data bill of quantity (BoQ) dan melakukan pemutakhiran data secara rutin. “Saya mengharapkan ada kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak untuk mendorong terwujudnya pengembangan dan kemandirian industri konstruksi nasional yang berdaya saing,” imbuh Basuki. Keterlibatan dari semua pihak ini bisa ditiru dari pengalaman negara-negara maju yang sukses dalam industri jasa konstruksi.
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat : Korosi merupakan masalah utama yang menyerang material logam, termasuk baja ringan. Meski beberapa produsen mengecap produknya anti karat, namun tidak sepenuhnya demikian.
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat
Mereka hanya melapisinya dengan zat anti karat. Jika lapisan tersebut terganggu, maka bisa dipastikan karat akan muncul dan menyebar ke seluruh permukaan baja ringan.
Padahal, penggunaan baja ringan mulai naik daun. Mulai dari material pengganti kayu untuk rangka atap, hingga digunakan sebagai konstruksi rangka bangunan menggantikan beton. Mengenai kekuatannya, baja ringan tak bisa dipandang sebelah mata.
Jika kayu mudah lapuk, mudah dimakan rayap, juga mudah terbakar oleh api, baja ringan tidak demikian. Selain itu, baja ringan juga kuat menahan tekanan sampai 240 – 370 Mpa, sedangkan beton cuma mampu menahan tekanan hingga 100 Mpa.
Lantas, bagaimana membuat baja ringan agar tidak korosi?
Sebenarnya, kita hanya tinggal melindungi lapisan anti karat tersebut agar tidak terkelupas, misalnya tergores. Jika terjadi hal seperti itu, sebaiknya lapisi ulang dengan cat.
Hal lain yang perlu dihindari dari baja ringan adalah air semen dan cairan asam. Selain cat, zat lain yang digunakan untuk melapisi baja ringan adalah zinc. Cairan semen mampu merusak zinc pada logam.
Sedangkan asam, sangat reaktif terhadap berbagai logam. Baja ringan bukan material untuk eksterior, jadi tidak diperkenankan terekspos udara luar. Terus–menerus terkena hujan dan panas akan mengurangi khasiat anti karat pada material tersebut.
Kendati memakan waktu rada lama, namun tetap saja, itu sangat tidak dianjurkan.
Jadi, pahami pemasangan baja ringan mulai dari sekarang, dan hindari berbagai hal tersebut agar rangka baja ringan Anda lebih kuat dan tahan lebih lama.
Agar Baja Ringan Tak Cepat Berkarat
Baja ringan mulai menjadi pilihan pengganti kayu atau kaso sebagai material penopang bagian atas rumah. Meski dilapisi zat anti-karat, bukan berarti baja ringan ini terbebas dari korosi atau proses pengaratan. Setidaknya ada empat hal yang dapat memicu karat pada baja ringan.
1. Tergores alat kerja
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat : Ketika terdapat goresan pada baja, maka otomatis baja tersebut akan berhubungan langsung dengan oksigen. Proses oksidasi antara oksigen dan zat kimia baja itulah yang kemudian menimbulkan karat. Ketika terjadi kerusakan akibat bekas sambungan yang terbuka atau salah potong sebaiknya cepat lakukan pelapisan ulang baja ringan menggunakan cat anti-karat. Untuk pencegahan lebih lanjut, kurangi kesalahan dalam memasang baja ringan agar tidak menimbulkan banyak goresan di permukaan baja ringan.
2. Larutan asam
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat : Cairan atau larutan bersifat asam sangatlah reaktif ketika bersinggungan dengan permukaan baja ringan. Jika itu terjadi maka coating atau lapisan antikarat pada baja ringan akan mengelupas dan seketika mampu menimbulkan karat. Larutan asam ini pada umumnya ada pada produk-produk pembersih lantai ataupun keramik. Oleh sebab itu, baja ringan harus berada di tempat yang jauh dari keberadaan larutan tersebut.
3. Hujan dan panas
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat : Pada dasarnya, baja ringan bukanlah material eksterior dan tidak diciptakan untuk tahan terpaan hujan dan panas secara masif. Terpaan cuaca apalagi di Indonesia yang kerap tak menentu cepat atau lambat dapat menggerus daya tahan lapisan antikarat di baja ringan. Imbasnya, proses korosi akan lebih cepat terjadi dari garansi yang diberikan. Sebagai upaya pencegahan, baja ringan sebaiknya ditempatkan di dalam ruang tertutup yang terhindar dari sinar matahari dan hujan serta jangan lakukan pemasangan baja ringan ketika musim hujan.
4. Air semen
Baja Ringan Tidak Mudah Berkarat : Sebisa mungkin, hindari baja ringan dari adonan semen. Pasalnya, menempelnya air semen pada permukaan baja ringan bisa menghasilkan reaksi kimia yang berpotensi merusak lapisan antikarat pada baja ringan. Hal itu bakal cepat terjadi di permukaan baja ringan yang lapisan antikaratnya berjenis zinc (galvanis). Saat tahap konstruksi berlangsung, hal yang mesti dilakukan adalah melindungi baja ringan dari proses pembetonan atau adukan semen. Hindari juga pengaplikasian adonan semen untuk karpus atau genteng nok langsung di atas rangka baja ringan dan buatlah lapisan kedap air sebagai pembatas untuk hal tersebut.
Baja Ringan di rumah adalah baja berkualitas tinggi yang bersifat ringan dan tipis, akan tetapi kekuatannya tidak kalah dari baja konvensional. Ada beberapa macam baja ringan yang dikelompokan berdasarkan nilai tegangan tariknya (tensile strength). Kemampuan tegangan tarik ini umumnya didasarkan pada fungsi akhir dari baja ringan tersebut.
Sebagai contoh untuk produk structural seperti rangka atap baja ringan dengan tegangan tarik tinggi (G550). Namun untuk berbagai produk home appliances diperlukan baja ringan dengan tegangan tarik yang lebih rendah (G300, G250) yang lebih lentur dan lunak sehingga lebih mudah dibentuk sesuai keinginan.
Pada umumnya, bahan baku baja ringan adalah baja mutu tinggi dengan standar high tensile strength 550 Mpa (5500 kg/cm2). Kekuatan ini merupakan elemen dasar untuk kekuatan tarik baja ringan saat ini. Dengan kekuatan minimum G550, baja ringan tersebut memiliki kekuatan leleh minimum 550 Mpa. Dibuktikan dalam uji laboratorium tidak boleh putus saat ditarik dengan kekuatan 500 Mpa. Selain itu, baja tersebut juga memiliki modulus geser 80.000 Mpa dan modulus elastisnya 200.000 Mpa.
Meskipun lebih ringan dan tipis dari baja konvensional, dengan kuat tarik sebesar 550 Mpa baja ringandapat dijadikan andalan untuk menopang beban struktur bangunan. Untuk fungsi non structural seperti penutup atap digunakan baja ringan kualitas G300.
Bagaimana dengan ketebalan baja ringan ? Dipasaran umum ketebalannya berkisar antara 0,20 – 2,00 mm. Variasi ketebalan ini ditentukan oleh fungsi, seberapa besar beban yang ditopang dan ukuran bentang baja itu sendiri. Ketebalan yang lebih kecil dibanding dengan baja konvensional bertujuan untuk mengurangi beban struktur bangunan.
Kuda-kuda baja ringan mempunyai ketebalan antara 0,45 – 1,00 mm. Berbeda dengan kolom yang akan menopang beban yang lebih besar, ketebalannya kisaran antara 1,00 – 2,00 mm (profil C). Sedangkan untuk genteng metal ketebalannya 0,20 mm karena bisa dikatakan tidak memikul beban, dengan ketebalan tersebut sudah cukup memadai.
Baja tersusun dari besi dan karbon (Fe dan C). Apabila unsur tersebut bercampur dengan air dan udara akan timbul reaksi yang mendorong terjadinya karat. Maka baja ringan perlu dilapisi antikarat. Pengaplikasian lapisan antikarat sangat penting untuk menjaga agar material awet dan tahan lama.
Untuk melindungi material baja mutu tinggi dari korosi, harus diberikan lapisan pelindung (coating) secara memadai. Berbagai metode untuk memberikan lapisan pelindung guna mencegah korosi pada baja ringan mutu tinggi telah dikembangkan.
Jenis coating pada rangka baja ringan yang beredar dipasaran adalah Galvanized, Galvalume, atau sering juga disebut sebagai zincalume dan sebuah produsen mengeluarkan produk baja ringan dengan menambahkan magnesium yang kemudian dikenal dengan ZAM, dikembangkan sejak 1985, menggunakan lapisan pelindung yang terdiri dari : 96% zinc, 6% alumunium, dan 3% magnesium. Tebal coating pada baja ringan dipasaran bervariasi, tergantung dari masing-masing produsen.
Yang harus diperhatikan Baja Ringan di rumah kita antara lain :
Kondisi struktur bangunan sebagai penopang rangka atap baja ringan.
Menggunakan Baja Ringan
Baja Ringan di rumah Jika kondisi ring balok atau bangunan sudah terlihat tidak mampu menopang rangka atap baja ringan, sebaiknya dikonsultasikan dengan kontraktor atau pemilik bangunan apakah akan ada perkuatan struktur pada bangunan atau akan dilakukan pembongkaran
Pengecekan secara visual.
Jika terjadi lendutan / deformasi padarangka baja, sudah dipastikan rangka tersebut harus diganti. Jika terlihat adanya lapisan galvanis ataupun galvalum yang terkelupas, maka rangka tersebut pun harus diganti.
Pengecekan dengan mengelap
rangka profil yang terbakar. Jika rangka tersebut dilap dan noda hitam akibat terbakar tidak hilang, maka harus dilakukan pengecekan lebih lanjut yaitu uji lapisan dengan alat khusus maupun diuji di laboratorium. Pengelapan dilakukan menggunakan kain kering ataupun dengan kain yang sudah diberi solar.
Pengecekan kekenyalan
Pengecekan dilakukan dengan memegang bagian flens profil yang terbakar, apakah terasa kenyal atau getas. Jika dirasakan getas, maka profil tersebut harus diganti
Pengecekan screw
Semua screw yang terkena panas akibat kebakaran harus diperiksa. Jika ada screw yang kendur, maka harus dikencangkan atau diganti baik pada posisi yang sama ataupun dipindah titik screw nya.
Pengecekansambungan
Sambungan yang terlihat renggang harus dikencangkan screwnya atau pun dilakukan perkuatan (tambahan profil / pendobelan) pada area sambungan.
Menanyakan lama terjadinya kebakaran
Dengan mengetahui lamanya rangka baja ringan terbakar, maka dapat diperkirakan apakah struktur tersebut berdeformasi diluar batas ataukah masih aman. Jika kebakaran lebih dari kurang lebih 10 menit, maka harus dilakukan pengecekan pada profil yang terbakar di laboratorium walaupun secara visual rangka masih terlihat kokoh.
Jenis kebakaran
Jenis kebakaran pada rangka baja tersebut apakah tersiram cairan yang mudah terbakar / cairan kimia, ataukah terbakar akibat benda Dibawahnya (plafond, bahan kayu lainnya, api dari bawah) atau dari atas (alumunium foil, atau genteng kayu). Karena jika rangka tersiram bahan cair atau bahan kimia, besar kemungkinan lapisan baja ringan akan terkelupas, maka profil atau rangka tersebut harus diganti. Secara garis besar, jika rangka baja ringanterbakar, mutlak harus dilakukan secara menyeluruh pada semua aspek yang terpasang pada rangka baja ringan tersebut.
CARA MENENTUKAN JUMLAH SCREW PADA SAMBUNGAN (SPLICE) KUDA-KUDA
Baja Ringan di rumah
Baja Ringan di rumah Proses menyambung atau splice pada sistem rangka atap baja ringan tentu sudah menjadi hal yang umum dilakukan mengingat panjang satu batang kuda-kuda memiliki keterbatasan.
Hal yang tidak boleh dilupakan pada proses sambungan adalah cara menyambung dan jumlah screw yang dipakai. Pada profil Z sambungan dilakukan dengan overlap pada profilnya, sehingga badan, flens atas bawah saling bertemu satu sama lain.
Untuk jumlah screw pada sambungan sudah dibahas secara garis besar pada tema perlemahan, untuk perhitungan pemakaian screw pada sambungan secara detail akan kita bahas. Untuk profil Z, panjang overlap pada sambungan di joint adalah 40 cm, sedangkan 20 cm pada daerah bukan joint.
Untuk jumlah screw pada sambungan tergantung dari out put software atau minimal screw pada sambungan adalah 3 pada flens atas, 3 pada flens bawah dan 4 pada badan profil. Mencari kebutuhan screw dapat dilihat dari gaya aksial yang bekerja, pembagi gaya yang bekerja Tergantung dari ketebalan profil. Untuk profil tebal 1 mm dibagi oleh gaya 2000 N, sedangkan untuk tebal 0,8 atau dibawahnya dibagi 1500 N.
Jika dari perhitungan didapat jumlah screw lebih kecil dari 4 maka yang dipakai adalah kebutuhan minimal jumlah screw pada badan profil yaitu 4 buah screw yang dipasang pada sambungan adalah 3 pada flens atas, 3 pada flens bawah dan 4 pada badan sambungan.
Dari awal adanya baja ringan sampai saat ini muncul beberapa kenyataan dari kelebihan dan kekurangan baja ringan
Tidak menghilangkan kelebihan yang dimiliki baja ringan, kita sebagai pengguna baja ringan juga perlu waspada terhadap kekurangan pemasangan baja ringan. Beberapa kelemahan-kelemahan yang sering terjadi pada rangka atap baja ringan antara lain sebagai berikut:
Perlemahan terjadi pada sambungan rangka atap baja ringan yaitu pada screw. Pada waktu penyambungan antara truss satu dengan truss yang lain pemasangan screw harus benar-benar kuat yang berarti tidak boleh kendor, tidak boleh berputar terus-apabila berputar terus berarti drat screw baja ringan sudah rusak. Untuk idealnya pemakaian screw pada rangka atap baja ringan hanya sekali pengeboran. Untuk pemakain yang berulang tidak disarankan sebab kualitas screw sudah berkurang dan pengeboran jadi makin lama (screw sudah tidak tajam lagi). Pemakaian screw diharuskan memakai self drilling screw.
Jumlah screw minimal yang terdapat pada joint sambungan/splicing (profil C : 6 pada flens atas dan 6 pada flens bawah, profil Z : 3 pada flens atas-3 pada flens bawah dan 4 pada badan profil atau menyesuaikan hasil output software perhitungan). Jumlah screw pada persambungan joint truss baja ringan (Top Chord dengan Bottom Chord, Top Chord dengan Web, Bottom Chord dengan Web) minimal 3 buah screw atau menyesuaikan hasil
PERLEMAHAN SYSTEM RANGKA ATAP BAJA RINGAN
output software perhitungan. Kenapa minimal 3 buah screw? Karena apabila terjadi kegagalan pada satu screw, masih bisa dibebankan ke screw yang lain. Jumlah screw pada joint reng disarankan perjoint adalah 2 bh agar reng lebih kuat dan tidak melintir bila terinjak.
Posisi screw pada joint & sambungan truss baja ringan juga berpengaruh terhadap kuat atau tidaknya sambungan baja ringan tersebut. Posisi screw harus sesuai dengan desain software yang telah disarankan untuk menghindari batang truss baja ringan agar tidak melintir. Posisi screw harus posisi yang saling mengunci pada tiap sisi pertemuan joint.
Pemotongan batang truss pada area joint sambungan rangka atap kuda-kuda baja ringan juga berpengaruh terhadap kekuatan kuda-kuda baja ringan. Apabila pemotongan melebihi yang seharusnya maka akan terjadi perlemahan pada batang truss baja ringan tersebut dan efeknya truss tersebut dapat patah atau bengkok. Untuk menghindari hal tersebut pemotongan batang truss harus sesuai dengan desain yang disarankan.
5 5. Keberadaan pengaku datar pada rangka kuda-kuda baja ringan tidak dapat disepelekan, apabila reng pengaku datar dipasang maka kuda-kuda baja ringan jadi lebih kaku dan rangka kuda-kuda baja ringan tidak bergeser
Bracing silang dalam kuda-kuda baja ringan diperlukan untuk memperkuat kuda-kuda tersebut sehingga kuda-kuda posisinya lurus vertical atau tidak miring. Apabila posisi kuda-kuda baja ringan miring maka kuda-kuda tersebut dapat menyebabkan rangka atap miring/roboh. Bracing silang juga berfungsi untuk menyalurkan beban yang bekerja ke ring balok. Beberapa hal diatas adalah perlemahan-perlemahan yang sering terjadi pada pemasangan rangka atap baik itu galvalume/zincalume ataupun galvanis. Dengan menghindari perlemahan-perlemahan diatas maka kegagalan pemasangan rangka atap baja ringan dapat dihindari.
Posisi tumpuan kuda-kuda harus water level, hal ini dikarenakan semua beban kuda-kuda menumpu pada titik tersebut, sehingga tumpuan harus pada posisi yang baik.
Harga baja ringan bermacam macam merk berbeda, sedangkan harga baja ringan merk Bang Baja sangat kompetitif dan bisa di bandingkan dengan kompetitor lain, silakan cek HARGA BAJA RINGAN di website ini.
Kenapa Harga Baja Ringan Bang Baja lebih murah di bandingkan dengan merk baja ringan lainnya, karna kami adalah pabrikasi langsung atau produsen pembuat Baja Ringan yang sudah terkenal di Indonesia.
Produsen Baja Ringan
Produsen Baja Ringan
Baja Ringan di rumah Produsen dalam ekonomi adalah orang yang menghasilkan barang dan jasa untuk dijual atau dipasarkan. Orang yang memakai atau memanfaatkan barang dan jasa hasil produksi untuk memenuhi kebetuhan adalah konsumen.
Produksi merupakan suatu kegiatan yang dikerjakan untuk menambah nilai guna suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah daya guna suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Sedangkan kegiatan menambah daya guna suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan produksi barang. Produksi bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia untuk mencapai kemakmuran. Kemakmuran dapat tercapai jika tersedia barang dan jasa dalam jumlah yang mencukupi.
Jadi arti kata PRODUSEN BAJA RINGAN adalah orang atau perusahaan yang memproduksi baja ringan sendiri, kemudian di jual melalui distributor atau toko toko bahan bangunan yang tersebar di seluruh Indonesia.
Distribusi adalah salah satu aspek dari pemasaran.Distribusi juga dapat diartikan sebagai kegiatan pemasaran yang berusaha memperlancar dan mempermudah penyampaian barang dan jasa dari produsen kepada konsumen, sehingga penggunaannya sesuai dengan yang diperlukan (jenis, jumlah, harga, tempat, dan saat dibutuhkan). Seorang atau sebuah perusahaan distributor adalah perantara yang menyalurkan produk dari pabrikan (manufacturer) ke pengecer (retailer). Setelah suatu produk dihasilkan oleh pabrik, produk tersebut dikirimkan (dan biasanya juga sekaligus dijual) ke suatu distributor. Distributor tersebut kemudian menjual produk tersebut ke pengecer atau pelanggan.
Tiga aspek lainnya dari bauran pemasaran adalah manajemen produk, harga, dan promosi.
Tugas Distributor
membeli barang dan jasa dari produsen atau pedagang yang lebih besar
mengklasifikasi barang atau memilahnya sesuai dengan jenis, ukuran, dan kualitasnya
memperkenalkan barang atau jasa yang diperdagangkan kepada konsumen, misalnya dengan reklame atau iklan
Jadi arti kata Distributor Baja Ringan adalah Perusahaan yang menjual Baja Ringan dari Produsen dengan berbagi keuntungan yang sudah di musyawarahkan terlebih dahulu
Toko Baja Ringan
Pengetian Toko adalah penjual yang memasarkannya di sebuah rumah, rumah ini di desain hanya untuk berjualan tidak untuk rumah tinggal, sedangkan Toko Baja Ringan adalah penjual yang memasarkan baja ringan di rumah yang hanya di jual Baja Ringan saja, atau ada juga produk produk lainnya untuk mendukung pemasangan
Kanopi Baja Ringan
Kanopi mempunyai beberapa pengertian, menurut kamus besar Bahasa Indonesia Kanopi sendiri mempunya arti tirai atau langit-langit dari terpal, kain, logam, besi dan sebagainya dan pada teras terdapat — bertiang sebagai pemisah halaman dengan bagian luar rumah ataupun suatu bangunan. Di negara-negara Eropa, tepatnya pada abad pertengahan menjelaskan jika kanopi dalam Bahasa Prancis berarti Canope serta dalam Bahasa Latin berarti Canopeum mempunyai arti serta erat kaitannya dengan tempat tidur bertiang empat dengan tirai atau kain yang menutupi bagian atas serta samping.
Selain beberapa pengertian tersebut, dalam dunia Biologi kanopi merupakan suatu kumpulan tajuk (kesatuan tajuk) atas hutan dengan rata-rata ketinggian 25-30 meter dan tumbuhnya rapat sehingga tajuknya saling bertautan membentuk kesinambungan dan menjadi atap hutan. Keberadaan kanopi sebagai atap hutan tersebut menjadikan kondisi sejuk dan teduh tanpa sinar matahari.
Berdasarkan beberapa pengertian diatas, istilah kanopi juga digunakan dalam dunia arsitektur, dimana kanopi merupakan sejenis atap yang dibuat untuk melindungi bagian luar rumah maupun beberapa bangunan yang lain seperti ruko dari panas matahari dan terpaan hujan. Dewasa ini kanopi mengalami perkembangan yang luar biasa , dimana kanopi bisa diaplikasikan pada jenis-jenis bangunan selain rumah seperti digunakan pada bagian garasi mobil dan balkon rumah, kantor dan bangunan lainnya.
Fungsi utama suatu kanopi baja ringan berdasarkan penjelasan diatas adalah untuk melindungi penghuni maupun bagian luar suatu rumah atau bangunan yang lain dari sinar matahari atau terpaan hujan, namun selaiun fungsi utama tersebut, kanopi juga mempunyai fungsi dan kegunaan yang tidak kalah pentingnya, diantarannya:
memberikan perlindungan bagi penghuni rumah dari benda-benda yang jatuh dari atas serta mampu memberikan privasi bagi penggunannya
canopy mampu dan memberikan nilai dekoratif tambahan pada bangunan. Nilai dekoratif disini maksudnbya adalah kanopi mampu menambah keindahan desain atau tampak dari suatu rumah atau bangunan
Demikianlah informasi tentang Baja Ringan semoga bermanfaat
Harga Baja Ringan Sebelum membahas Harga Baja Ringan yang ada di pasaran lebih baik kita mengetahui terlebih dahulu dari definisi harga, Menurut Wikipedia Hargaadalah suatu nilai tukar yang bisa disamakan dengan uang atau barang lain untuk manfaat yang diperoleh dari suatu barang atau jasa bagi seseorang atau kelompok pada waktu tertentu dan tempat tertentu. Istilah harga digunakan untuk memberikan nilai finansial pada suatu produk barang atau jasa.
Biasanya penggunaan kata harga berupa digit nominal besaran angka terhadap nilai tukar mata uang yang menunjukkan tinggi rendahnya nilai suatu kualitas barang atau jasa. Dalam ilmu ekonomi harga dapat dikaitkan dengan nilai jual atau beli suatu produk barang atau jasa sekaligus sebagai variabel yang menentukan komparasi produk atau barang sejenis. Ada beberpa Jenis harga yang wajib kita ketahui
Jenis-Jenis Harga
1. Harga Subjektif Harga subjektif adalah harga yang ditetapkan berdasarkan taksiran atau opini seseorang. Penjual dan pembeli memiliki taksiran harga yang berbeda untuk suatu produk dan biasanya berbeda dengan harga pasar.
2. Harga Objektif (Harga Pasar) Harga objektif adalah harga yang telah disepakati oleh penjual dan pembeli. Nilainya dijadikan patokan bagi para penjual dalam memasarkan produknya.
3. Harga Pokok Harga pokok adalah nilai riil suatu produk, atau jumlah nilai yang dikeluarkan untuk menghasilkan produk tersebut.
4. Harga Jual Harga jual adalah harga pokok ditambah dengan besarnya keuntungan yang diharapkan oleh produsen atau penjual. Umumnya harga jual pada masing-masing penjual berbeda, namun tetap berpatokan pada harga pasar.
Penetapan harga suatu produk memiliki tujuan untuk mecapai target perusahaan untuk memperoleh penghasilan serta memdapatkan target investasi yang sudah ditentukan prosentase keuntungannya, sehingga untuk memenuhi hal tersebut diperlukan adanya penetapan harga pasti dari suatu produk yang telah diproduksi perusahaan
Fungsi penetapan harga yang kedua merupakan hal yang harus diperhatikan untuk kestabilan harga suatu produk
Penetapan harga dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan produk dalam peredaran pasar, sehingga produk tetap dapat bertahan dipasaran.
Penetapan harga harus dilakukan untuk mencegah terjadiya persaingan dengan perusaan lain yang memiliki produk yang hampir sama.
Perusahaa menetapkan harga untuk menentukan laba yang akan didapat oleh perusahaan agar perusahaan tetap dapat memproduksi suatu barang yang akan dipasarkan.
Lantas bagaimana dari Harga Baja Ringan itu sendiri, yang kami ketahui Harga baja ringan terbagi 2
Harga Baja Ringan Per Batang ( Batangan ) atau Per meter
Harga Baja Ringan System
Maaf…. Dengan amat menyesal kami hanya menjual Baja Ringan System
LALU BAGAIMANA DENGAN HARGA BAJA RINGAN SYSTEM DIPASARAN? PADA DASARNYA BAJA RINGAN SYSTEM TIDAK DIPERJUAL BELIKAN SECARA BEBAS SEBAGAIMANA BAJA RINGAN PADA UMUMNYA. ADA TAHAPAN TAHAPAN YANG HARUS ANDA LALUI JIKA INGIN MEMAKAI BAJA RINGAN SYSTEM UNTUK RUMAH ANDA.
Hal ini bukan mau mempersulit anda untuk mendapatkan Baja Ringan namun komitmen untuk memberikan kualitas terbaik untuk melindungi keluarga anda. Harga Baja Ringan System dapat diketahui setelah perhitungan proyek rangka atap rumah anda selesai dikerjakan oleh designer menggunakan software yang telah tersertifikasi oleh HAKI dan ITB, sehingga perhitungannya tidak bisa asal dan dikira-kira.
Jika anda menginginkan harga baja ringan system sebaiknya segera kontak Marketing kami di alamat dan no telepon / WhatsApp yang tertera di website ini